55tv.co.id – Pasar modal Indonesia menghadapi hari yang kelam pada Selasa 30 Juni 2026. Indeks Harga Saham Gabungan IHSG secara mengejutkan anjlok tajam 17760 poin atau setara 305 persen mengakhiri sesi perdagangan di level 5643. Penurunan signifikan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis pasar.

Related Post
Sentimen negatif mendominasi bursa sepanjang hari. Data perdagangan menunjukkan hanya 141 saham yang mampu menguat sementara mayoritas atau 599 saham terpaksa melemah. Sebanyak 219 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan berarti. Total nilai transaksi harian mencapai Rp15 triliun dengan volume perdagangan mencapai 193 miliar saham sebuah cerminan dari aksi jual yang masif.

Kondisi serupa juga melanda indeks-indeks utama lainnya. Indeks LQ45 terperosok 347 persen ke angka 553 disusul Indeks JII yang merosot 215 persen ke 331. Indeks IDX30 dan MNC36 juga tak luput dari tekanan masing-masing anjlok 337 persen ke 314 dan 328 persen ke 243. Lebih lanjut seluruh indeks sektoral terpantau berada di zona merah mencerminkan pelemahan yang merata di berbagai sektor mulai dari energi konsumer non siklikal konsumer siklikal infrastruktur keuangan bahan baku transportasi industri teknologi kesehatan hingga properti.
Di tengah gelombang merah yang melanda bursa beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers. PT Panca Global Kapital Tbk PEGE memimpin dengan kenaikan fantastis 3429 persen mencapai Rp141. Disusul oleh PT Aryakana Lestari Group Tbk AYLS yang melesat 2754 persen ke level Rp176 dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk BOBA yang menguat 2195 persen ditutup pada harga Rp300. Kenaikan signifikan ini menjadi anomali di tengah pasar yang sedang tertekan.










Tinggalkan komentar