55tv.co.id – Sebuah babak baru kemitraan ekonomi telah dibuka antara Indonesia dan Belarusia. Kedua negara kini tengah mengukuhkan jalinan kerja sama mereka, dengan fokus utama pada sektor-sektor strategis seperti alat berat untuk pertambangan dan mesin pertanian modern. Sinergi ini digadang-gadang akan membawa dampak signifikan seiring dengan peningkatan pesat nilai perdagangan bilateral yang terjadi.

Related Post
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa transaksi dagang antara Indonesia dan Belarusia pada periode sebelumnya telah melesat hingga mencapai angka fantastis 221,3 juta dolar AS, menandai pertumbuhan impresif sekitar 30 persen. Tidak hanya itu, kolaborasi investasi juga menunjukkan geliat positif dengan tercatatnya sekitar 300 proyek di berbagai sektor.

Menurut Airlangga, Indonesia dan Belarusia memiliki fondasi ekonomi yang saling menopang. Belarusia unggul dalam produksi manufaktur industri dan pertanian, sementara Indonesia menawarkan potensi raksasa di sektor pertambangan, perkebunan, serta pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik.
"Indonesia dan Belarus memiliki kekuatan ekonomi yang saling melengkapi, dan Belarus memiliki kapabilitas yang kuat dalam manufaktur industri dan pertanian," ujar Airlangga saat ditemui di Jakarta Pusat belum lama ini.
Ia menambahkan, produk alat berat canggih dari Belarusia, termasuk truk pengangkut dan mesin penambangan, diyakini memiliki prospek cerah untuk menopang geliat industri pertambangan nasional. Mengingat Indonesia memproduksi sekitar 800 juta ton batu bara setiap tahunnya, kebutuhan akan armada alat berat modern sangatlah krusial. Selain itu, dengan ekspor minyak kelapa sawit mentah CPO mencapai 50 juta ton per tahun, modernisasi sektor pertanian melalui adopsi mesin berteknologi tinggi menjadi sebuah keharusan yang tak bisa ditawar.










Tinggalkan komentar