Judi Online Gerogoti Ekonomi RI? Angka Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala!

Judi Online Gerogoti Ekonomi RI? Angka Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala!

55 NEWS – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengungkapkan fakta mencengangkan: judi online terbukti menjadi batu sandungan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Alih-alih memutar roda perekonomian, dana masyarakat justru tersedot ke dalam pusaran haram judi online.

COLLABMEDIANET

Menurut kajian DEN, dampak negatif judi online terhadap ekonomi sangat terasa karena hilangnya efek pengganda (multiplier effect). Seharusnya, uang masyarakat bisa digunakan untuk investasi produktif atau konsumsi yang mendorong pertumbuhan.

 Judi Online Gerogoti Ekonomi RI? Angka Ini Bikin Geleng-Geleng Kepala!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Estimasi pada 2024, dampak judi online ini mencapai 0,3% dari pertumbuhan ekonomi. Jika tanpa judi online, pertumbuhan ekonomi yang tahun lalu 5% seharusnya bisa mencapai 5,3%. Angka 0,3% ini sangat berharga untuk mencapai target pertumbuhan yang dicanangkan Presiden," jelas Anggota DEN, Firman Hidayat, Rabu (6/8/2025).

Contoh nyata dampak buruk judi online bisa dilihat dari penelitian di Brasil. Rumah tangga yang terjerat judi online menghabiskan 19,9% dari pendapatan mereka untuk berjudi, dua kali lipat dari sebelumnya. Akibatnya, pengeluaran untuk kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan obat-obatan merosot dari 63% menjadi 57%. Penurunan konsumsi inilah yang memicu kontraksi ekonomi.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga menunjukkan betapa masifnya perputaran uang haram ini. Hingga Kuartal I-2025, perputaran dana judi online di Indonesia mencapai Rp927 triliun. DEN memperkirakan sekitar 70% dari jumlah tersebut mengalir ke luar negeri, menghilangkan potensi efek pengganda bagi perekonomian nasional.

"Uang yang lari ke luar negeri tidak hanya menghilangkan potensi investasi di dalam negeri, tetapi juga menghilangkan efek pengganda yang seharusnya bisa dinikmati oleh negara," tegas Firman.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar