55 NEWS – Kabar gembira bagi para calon penumpang pesawat! Pemerintah bersama sejumlah maskapai penerbangan sepakat untuk memberikan angin segar di tengah persiapan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Serangkaian insentif digelontorkan, mulai dari diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket kelas ekonomi, pemangkasan biaya pelayanan bandara, hingga penurunan harga avtur di 37 bandara strategis di seluruh Indonesia.

Related Post
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lukman F Laisa, menyampaikan bahwa kebijakan ini diharapkan menjadi hadiah istimewa bagi masyarakat yang ingin merayakan liburan bersama keluarga. "Diskon tarif ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode penerbangan antara 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026," jelasnya di Jakarta.

Antisipasi lonjakan penumpang selama periode libur Nataru juga menjadi perhatian utama. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kemenhub telah menyiapkan operasi khusus untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan.
"Kami telah menyiapkan rencana operasi khusus yang komprehensif untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para penumpang selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026," tegas Lukman.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, posko pemantauan Natal dan Tahun Baru akan diaktifkan mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Posko yang berpusat di Kantor Pusat Kemenhub ini akan memantau aktivitas di 257 bandara di seluruh Indonesia.
"Kami memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya, baik untuk rute domestik maupun internasional," imbuh Lukman. Untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara selama periode Nataru, Ditjen Hubud memperkirakan diperlukan sekitar 326 pesawat, terdiri dari 286 pesawat jet dan 40 pesawat propeller.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar