55tv.co.id – Jakarta kembali menjadi sorotan dunia industri. Pameran internasional GIFA dan METEC Indonesia kembali hadir di JIExpo Kemayoran pada 9 hingga 12 September 2026. Acara bergengsi ini menjadi motor penggerak utama dalam mengukuhkan ekosistem industri logam di Indonesia dan seluruh kawasan Asia Tenggara. Lebih dari 260 perusahaan global dari 19 negara turut serta, menunjukkan minat besar terhadap potensi pasar regional.

Related Post
Diselenggarakan oleh Messe Dusseldorf Asia dan PT Pamerindo Indonesia, event ini sukses mempertemukan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari produsen peralatan canggih, para ahli metalurgi, pemasok bahan baku esensial, hingga fabrikator logam industri dari berbagai penjuru dunia. Mereka berkumpul untuk merespons pertumbuhan agresif sektor manufaktur di Indonesia dan Asia Tenggara yang terus menunjukkan geliatnya.

Lars Wismer, Managing Director Messe Dusseldorf Asia, menegaskan bahwa Indonesia kini berada di periode krusial perubahan industri. Bangsa ini telah membuktikan kemampuannya dalam mengembangkan kapabilitas produksi skala besar. Tantangan dan peluang berikutnya terletak pada penguatan sektor hilirisasi, mengubah aluminium mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi yang mampu bersaing di kancah global.
"GIFA dan METEC Indonesia 2026, yang kini dilengkapi dengan Paviliun Aluminium baru, akan menyatukan seluruh elemen industri pada titik balik penting transformasi ini," ujar Lars Wismer. Ia menambahkan bahwa pameran ini menciptakan wadah kolaborasi, mendorong terobosan inovasi, dan membuka peluang segar di sepanjang seluruh jaringan pasokan aluminium. Lebih dari sekadar forum bisnis, pameran ini juga membawa standar teknologi internasional secara langsung kepada para produsen lokal, memastikan mereka tetap relevan dan kompetitif.










Tinggalkan komentar