55tv.co.id – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggebrak dengan strategi antisipasi komprehensif menghadapi potensi ancaman El Nino terhadap sektor pangan nasional. Pemerintah tak tinggal diam, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan jauh hari demi memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman terkendali.

Related Post
Amran menegaskan bahwa serangkaian jurus ampuh telah dirancang matang. Fokus utama terletak pada optimalisasi pompanisasi untuk mengairi lahan pertanian, penguatan infrastruktur irigasi yang vital, hingga penggunaan benih unggul yang terbukti tahan terhadap kondisi kekeringan ekstrem. Ini bukan sekadar respons sesaat, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk menjaga stabilitas produksi pertanian di tengah terpaan musim kemarau panjang.

Saat kunjungan kerja di Subang Jawa Barat Rabu 2 September 2026 Amran membeberkan detail strateginya. "Kita sudah persiapkan jauh sebelumnya. Satu pompanisasi dua irigasi tiga kita tingkatkan produksi dua kali lipat dari lima ton jadi sepuluh ton enam ton menjadi sebelas ton. Kemudian benih yang tahan kekeringan" ujarnya penuh keyakinan. Ia menambahkan bahwa peningkatan produksi ini akan dicapai melalui program khusus yang digagas kementeriannya.
Pemerintah berbekal pengalaman panjang dalam menghadapi fenomena El Nino sebelumnya. Oleh karena itu Amran optimis dampak buruk terhadap hasil panen dapat diminimalisir secara signifikan. "Nah itu cara mentekel kan kita sudah punya pengalaman kan Insyaallah aman" pungkasnya menjamin bahwa pasokan pangan nasional akan tetap terjaga.










Tinggalkan komentar