Panik Stok BBM Cuma 20 Hari? Ternyata Ini Fakta Mengejutkan di Balik Angka yang Bikin Geger! DEN Bongkar Strategi Pertamina Jamin Pasokan Aman Hingga Idulfitri, Waspada Dampak Ekonomi Jika Anda Lakukan Ini!

Panik Stok BBM Cuma 20 Hari? Ternyata Ini Fakta Mengejutkan di Balik Angka yang Bikin Geger! DEN Bongkar Strategi Pertamina Jamin Pasokan Aman Hingga Idulfitri, Waspada Dampak Ekonomi Jika Anda Lakukan Ini!

55 NEWS – Jakarta – Kekhawatiran publik terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia dipastikan tidak beralasan. Dewan Energi Nasional (DEN) melalui salah satu anggotanya, M Kholid Syeirazi, menegaskan bahwa pasokan energi vital ini berada dalam kondisi aman dan terkendali, menepis potensi gejolak ekonomi akibat kepanikan yang tidak perlu.

COLLABMEDIANET

Kholid menjelaskan bahwa angka cadangan BBM yang kerap disebut sekitar 20 hari bukanlah indikasi akan habisnya pasokan setelah periode tersebut. Angka ini merujuk pada cadangan operasional yang bersifat dinamis, di mana PT Pertamina (Persero) secara berkelanjutan melakukan stabilisasi dan pengisian ulang stok. Ia juga menekankan pentingnya ketenangan masyarakat, menghindari kepanikan, apalagi melakukan penimbunan, yang justru dapat memicu dampak negatif signifikan terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Panik Stok BBM Cuma 20 Hari? Ternyata Ini Fakta Mengejutkan di Balik Angka yang Bikin Geger! DEN Bongkar Strategi Pertamina Jamin Pasokan Aman Hingga Idulfitri, Waspada Dampak Ekonomi Jika Anda Lakukan Ini!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Kholid, sistem cadangan energi di Indonesia terbagi menjadi tiga pilar utama: cadangan strategis, cadangan penyangga energi (CPE), dan cadangan operasional. Cadangan operasional, yang sering menjadi sorotan dengan durasi 20-23 hari, merupakan tanggung jawab badan usaha seperti Pertamina. Karakteristiknya yang sirkuler memastikan bahwa setiap volume BBM yang terpakai akan segera digantikan melalui pasokan berkelanjutan, termasuk dari jalur impor.

Sementara itu, Cadangan Penyangga Energi (CPE) adalah amanat pemerintah yang bersifat mandatori, diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2024. Penyediaan CPE ini disesuaikan dengan kapasitas fiskal negara, berfungsi sebagai jaring pengaman jangka panjang untuk ketahanan energi nasional.

Menyikapi kebutuhan energi, terutama menjelang momentum krusial seperti Idulfitri, Kholid memastikan bahwa pasokan BBM sangat memadai. Cadangan Pertalite dilaporkan mencapai 28 hari, Pertamax 29 hari, dan Avtur juga dalam kondisi tercukupi. "Masyarakat tidak perlu panik. Angka 20 hari itu adalah stok sirkuler, artinya ada pergerakan keluar masuk yang konstan. Saat ada konsumsi, ada pula pasokan baru yang masuk," tegas Kholid, sebagaimana dikutip dari 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar