Puluhan Miliar Rupiah Terancam Lenyap! Kemenkop Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Roda Ekonomi Koperasi di Sumatra Pasca Bencana, Jurus Rahasia Ini Bikin Penasaran!

Puluhan Miliar Rupiah Terancam Lenyap! Kemenkop Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Roda Ekonomi Koperasi di Sumatra Pasca Bencana, Jurus Rahasia Ini Bikin Penasaran!

55 NEWS – Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menegaskan komitmennya untuk memastikan peran aktif koperasi di seluruh Indonesia dalam upaya pemulihan ekonomi dan sosial pasca-bencana di wilayah Sumatra. Melalui Gerakan Koperasi Peduli Bencana Sumatra, Kemenkop berupaya keras mengembalikan denyut nadi perekonomian lokal yang terdampak.

COLLABMEDIANET

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa sejumlah koperasi di tiga provinsi utama – Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) – mengalami dampak signifikan akibat bencana alam. Khusus di Sumut, bencana banjir dan tanah longsor mengakibatkan kerugian fantastis bagi koperasi, mencapai Rp37,72 miliar.

Puluhan Miliar Rupiah Terancam Lenyap! Kemenkop Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Roda Ekonomi Koperasi di Sumatra Pasca Bencana, Jurus Rahasia Ini Bikin Penasaran!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Selain itu, ada sembilan koperasi mitra LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) yang juga terdampak, dengan total kerugian mencapai Rp20,66 miliar. Ini terdiri dari lima koperasi di Aceh dan empat di Sumut," jelas Ferry, seperti dikutip 55tv.co.id pada Minggu (4/1/2026). Angka kerugian ini menunjukkan betapa vitalnya intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat akar rumput.

Melihat skala kerugian yang masif ini, Kemenkop, bekerja sama dengan LPDB, telah mengambil langkah strategis berupa restrukturisasi pembiayaan bagi koperasi-koperasi yang terdampak. Kebijakan ini dirancang khusus untuk meringankan beban finansial mereka dan mencegah kolapsnya usaha mikro dan kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi di daerah tersebut.

"LPDB telah menerapkan grace period dan perpanjangan tenor hingga 60 bulan. Kami akan terus memantau secara menyeluruh untuk memastikan keberlanjutan kegiatan usaha mereka," tambah Ferry. Langkah ini krusial untuk memberikan nafas baru bagi koperasi agar dapat kembali beroperasi dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi daerah.

Tak hanya fokus pada aspek ekonomi, Kemenkop juga menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan melalui Gerakan Koperasi Peduli Bencana Sumatra. Donasi yang terkumpul mencapai Rp1,86 miliar dan didistribusikan dalam bentuk kebutuhan esensial seperti pembalut wanita, hygiene kit, toilet portabel, penyulingan air bersih, mainan anak, paket makanan bayi, mushaf Al-Qur’an, hingga kain kafan. "Kami berkomitmen untuk terus menambah anggaran bagi kegiatan Gerakan Koperasi Peduli ini," tegasnya, menunjukkan kepedulian holistik Kemenkop terhadap dampak sosial bencana.

Langkah-langkah proaktif Kemenkop ini menunjukkan bahwa koperasi bukan hanya entitas bisnis, melainkan juga pilar penting dalam ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, terutama saat menghadapi krisis. Dengan dukungan berkelanjutan, diharapkan koperasi-koperasi di Sumatra dapat bangkit lebih kuat, kembali menggerakkan roda perekonomian daerah, dan menjadi contoh resiliensi ekonomi nasional.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar