Rahasia Dibalik Aturan Baru Ongkir Gratis! Pemerintah Bohongi Publik?

Rahasia Dibalik Aturan Baru Ongkir Gratis! Pemerintah Bohongi Publik?

55 NEWS – Geger! Isu pembatasan ongkir gratis yang beredar belakangan ini langsung dibantah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Aturan baru dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 8 Tahun 2025, ternyata tak membatasi promosi gratis ongkir oleh platform e-commerce. Lantas, apa sebenarnya yang diatur pemerintah? 55tv.co.id mengungkap fakta mengejutkan di balik polemik ini.

COLLABMEDIANET

Penjelasan Komdigi menyebutkan, regulasi tersebut hanya fokus pada pemberian potongan harga ongkir oleh perusahaan kurir. Potongan harga ini pun dibatasi, hanya berlaku maksimal tiga hari dalam sebulan dan berada di bawah struktur biaya operasional mereka. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan, "Peraturan ini tidak menyentuh promosi gratis ongkir oleh e-commerce. Yang kami atur adalah diskon biaya kirim langsung dari kurir, dan itu dibatasi."

Rahasia Dibalik Aturan Baru Ongkir Gratis! Pemerintah Bohongi Publik?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Edwin menjelaskan lebih lanjut, pembatasan diskon ini menyasar potongan harga di bawah ongkos riil pengiriman. Ongkos riil tersebut mencakup biaya kurir, angkutan, penyortiran, dan layanan pendukung lainnya. Praktik diskon tanpa batas dikhawatirkan berdampak serius: upah kurir rendah, perusahaan logistik merugi, dan kualitas layanan menurun.

"Kita ingin ekosistem layanan pos yang sehat, berkelanjutan, dan adil," tegas Edwin. Ia menekankan bahwa kesejahteraan kurir menjadi prioritas. Konsumen tetap bisa menikmati gratis ongkir setiap hari, asalkan itu bagian dari strategi promosi e-commerce, bukan subsidi dari kurir. "Kalau e-commerce memberi subsidi ongkir sebagai promosi, itu hak mereka," tambahnya.

Singkatnya, pemerintah tidak melarang ongkir gratis. Yang dibatasi adalah diskon ongkir yang diberikan langsung oleh perusahaan kurir, bukan subsidi dari e-commerce. Aturan ini bertujuan melindungi kesejahteraan kurir dan keberlanjutan industri logistik. Jadi, jangan khawatir, belanja online tetap asyik!

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar