55tv.co.id – Pemerintah Indonesia tengah menyusun strategi besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam sektor peternakan. Langkah ambisius ini diambil guna mengejar target swasembada susu yang selama ini masih menjadi tantangan besar bagi industri pangan domestik. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah rencana impor sapi perah dalam jumlah besar untuk memperkuat populasi ternak di dalam negeri.

Related Post
Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan bahwa rencana pengadaan sapi ini akan dilakukan secara bertahap. Sebagai langkah awal, pemerintah berencana mendatangkan 100 ribu ekor sapi pada tahun 2027 mendatang. Langkah ini dipandang sebagai fondasi penting untuk meningkatkan ketersediaan bahan baku susu nasional agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan impor produk olahan.

Wakil Menteri Pertanian, Saleh Mustafa, menjelaskan bahwa rencana ini saat ini masih dalam tahap penyusunan konsep di internal kementerian. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden untuk memperkuat populasi sapi perah di tanah air. Dengan bertambahnya jumlah sapi perah, diharapkan produksi susu nasional dapat meningkat secara signifikan.
"Kami berencana melakukan impor sapi pada tahun 2027, sekitar 100 ribu ekor sebagai tahap awal. Ini adalah bagian dari konsep di Kementerian Pertanian dan merupakan amanat dari Bapak Presiden untuk memperkuat populasi sapi kita," ujar Saleh Mustafa saat menghadiri acara Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RPNPI) ke-3 di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Tidak berhenti di angka tersebut, pemerintah memiliki target jangka panjang yang jauh lebih besar. Saleh memproyeksikan bahwa jumlah sapi yang didatangkan akan terus ditingkatkan secara konsisten hingga mencapai angka 1 juta ekor pada tahun 2029. Penambahan populasi secara masif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri susu yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
Terkait sumber pasokan, pemerintah telah mengidentifikasi beberapa negara yang memiliki kualitas ternak unggul untuk didatangkan ke Indonesia. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Australia, Brasil, dan Meksiko. Ketiga negara ini dipilih karena memiliki standar peternakan yang mumpuni untuk mendukung kebutuhan populasi sapi perah di dalam negeri.
"Target akhirnya adalah 1 juta ekor. Kami akan mengambil pasokan dari Australia, Brasil, dan juga Meksiko," tambah Saleh.
Upaya swasembada susu ini menjadi sangat krusial mengingat konsumsi susu masyarakat Indonesia terus meningkat seiring dengan kesadaran akan pentingnya nutrisi. Dengan memperkuat populasi sapi perah melalui impor yang terukur, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga susu di pasar domestik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor agribisnis dan peternakan nasional.










Tinggalkan komentar