55tv.co.id – Transformasi digital di pedesaan kini bukan lagi sekadar upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Lebih dari itu, digitalisasi desa harus menjadi motor penggerak utama dalam memutus rantai kemiskinan dan menggenjot perekonomian lokal. Ketersediaan data yang akurat dan terkini menjadi kunci untuk memahami kondisi riil masyarakat, memetakan potensi ekonomi yang tersembunyi, serta merumuskan langkah strategis pemerintah yang tepat sasaran.

Related Post
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan BP Taskin Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa pendekatan ini wajib terintegrasi dengan program-program prioritas nasional. Salah satu contoh krusial adalah Program Makan Bergizi Gratis MBG. Menurut Budiman MBG tidak hanya bertujuan memenuhi asupan gizi warga tetapi juga harus berfungsi sebagai stimulus ekonomi desa dengan memaksimalkan pasokan pangan dari wilayah setempat.

"Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem ekonomi desa. Masyarakat yang rentan jangan hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat semata, melainkan harus dilibatkan aktif dalam proses produksi hingga rantai pasoknya" ujar Budiman saat berbicara di Jakarta pada Jumat 21 Agustus 2026.
Komoditas pangan seperti telur beras sayuran ikan dan beragam hasil bumi lainnya dapat diproduksi langsung oleh warga desa. Selanjutnya produk-produk ini bisa disalurkan melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih Kopdes Merah Putih. Dengan skema ini belanja pemerintah melalui program tersebut secara simultan akan menciptakan pasar yang stabil bagi produk-produk lokal sekaligus memperkuat denyut ekonomi di tingkat desa. Digitalisasi kemudian berperan vital sebagai penghubung seluruh elemen proses ini mulai dari data kependudukan potensi produksi akses pembiayaan kelembagaan ekonomi hingga pintu gerbang pasar.










Tinggalkan komentar