Terkuak! Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Berkolaborasi Kunci Anggaran Makan Bergizi Nasional, Nasib Anak-anak di Wilayah 3T Jadi Taruhan Utama!

Terkuak! Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Berkolaborasi Kunci Anggaran Makan Bergizi Nasional, Nasib Anak-anak di Wilayah 3T Jadi Taruhan Utama!

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengadakan pertemuan penting dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang. Diskusi strategis yang berlangsung di kantor Kementerian Keuangan pada Jumat (26/6/2026) sore tersebut, berpusat pada penguatan tata kelola anggaran serta akselerasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjangkau seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

COLLABMEDIANET

Purbaya menegaskan bahwa koordinasi intensif antara kedua lembaga ini merupakan manifestasi komitmen fundamental pemerintah dalam memastikan setiap rupiah kas fiskal negara dialokasikan secara tepat sasaran dan akuntabel. "Kemarin sore, Menkeu Purbaya menerima Kepala @badangizinasional.ri Nanik S. Deyang di kantor @kemenkeuri, membahas upaya efisiensi anggaran, penanganan inefisiensi, serta pengawasan dalam pelaksanaan program MBG, dan rencana akselerasi untuk wilayah 3T," ungkap Purbaya melalui akun Instagram resminya, sebagaimana dikutip 55tv.co.id.

Terkuak! Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Berkolaborasi Kunci Anggaran Makan Bergizi Nasional, Nasib Anak-anak di Wilayah 3T Jadi Taruhan Utama!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan lembaga sepakat untuk memperketat mekanisme pengawasan harian. Langkah ini krusial guna mengantisipasi potensi kebocoran atau inefisiensi dalam alokasi anggaran di lapangan. Penguatan sistem pengawasan berlapis dinilai esensial, mengingat skala program prioritas nasional ini melibatkan distribusi logistik yang masif dan kompleks, menuntut integritas tinggi dalam setiap tahapan pelaksanaannya.

Selain fokus pada pengetatan "ikat pinggang" anggaran, Kementerian Keuangan dan BGN juga merumuskan formula akselerasi khusus yang didedikasikan bagi wilayah klaster 3T. Inisiatif afirmasi ini diambil dengan tujuan mulia: memastikan anak-anak di daerah pelosok dan perbatasan negara mendapatkan hak pemenuhan gizi yang setara, sehingga tidak tertinggal dari wilayah perkotaan yang lebih maju. Ini adalah langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia di seluruh penjuru Tanah Air.

Langkah proaktif ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan gizi dan kesejahteraan, sekaligus menjaga integritas pengelolaan keuangan negara demi masa depan generasi penerus bangsa.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar