Harga Cabai Rawit Melonjak Drastis

Harga Cabai Rawit Melonjak Drastis

55tv.co.id – Kabar kurang sedap datang dari pasar pangan nasional. Harga komoditas cabai rawit di pasaran dilaporkan mengalami lonjakan yang sangat signifikan hingga menyentuh angka Rp95.800 per kilogram. Fenomena kenaikan harga yang tajam ini mulai dikeluhkan oleh para pedagang maupun konsumen di berbagai wilayah.

COLLABMEDIANET

Kenaikan harga yang hampir menyentuh angka Rp100 ribu per kilogram ini tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah, mengingat cabai rawit merupakan salah satu bumbu dapur pokok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia dalam aktivitas konsumsi sehari-hari.

Harga Cabai Rawit Melonjak Drastis
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memberikan penjelasan terkait penyebab di balik meroketnya harga komoditas pedas tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi yang dilakukan oleh kementeriannya, faktor alam menjadi pemicu utama terjadinya ketidakseimbangan pasokan di pasar.

"Kami sudah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait, dan memang benar bahwa kondisi cuaca saat ini menjadi faktor utama. Fenomena musim panas yang sedang berlangsung menjadi penyebabnya," ujar Budi Santoso dalam sebuah acara peresmian platform digital InaExport yang digelar di Jakarta pada Selasa (22/9/2026).

Menurut penjelasan Mendag, cuaca panas yang ekstrem berdampak langsung pada produktivitas lahan pertanian. Kondisi suhu yang tinggi membuat tanaman cabai mengalami gangguan pertumbuhan atau bahkan gagal panen di beberapa titik sentra produksi. Hal inilah yang menyebabkan jumlah pasokan cabai rawit di pasar menyusut, sehingga hukum ekonomi berlaku: ketika permintaan tetap tinggi namun stok barang berkurang, maka harga otomatis akan melonjak naik.

Namun, perlu dicatat bahwa lonjakan harga ini tidak terjadi secara merata pada seluruh jenis komoditas cabai. Mendag menegaskan bahwa kenaikan harga ini bersifat spesifik hanya pada cabai rawit saja. Untuk jenis cabai lainnya, kondisi pasar terpantau masih dalam keadaan stabil dan terkendali.

"Kalau untuk jenis cabai yang lain, seperti cabai merah besar dan jenis lainnya, harganya masih dalam kondisi normal. Bahkan, rata-rata harga cabai jenis lain tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah," tegas Budi Santoso.

Pemerintah berharap kondisi cuaca segera membaik agar siklus tanam petani kembali normal dan pasokan cabai di pasar dapat kembali stabil. Masyarakat dihimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan pemerintah akan terus memantau perkembangan harga di pasar guna memastikan stabilitas pangan nasional tetap terjaga di tengah tantangan perubahan iklim yang tidak menentu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar