Sampah Jadi Energi? Prabowo Gebrak Meja, Target Rampung Lebih Cepat dari Kilat!

Sampah Jadi Energi? Prabowo Gebrak Meja, Target Rampung Lebih Cepat dari Kilat!

55 NEWS – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keseriusannya dalam menangani isu strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan hingga pengelolaan sampah menjadi energi (Waste to Energy). Hal ini terungkap dalam rapat terbatas (ratas) mengenai perekonomian nasional yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/8/2025), bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

COLLABMEDIANET

Fokus utama dalam ratas tersebut adalah percepatan program Waste to Energy. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan tegas untuk memangkas waktu proses administrasi proyek tersebut.

 Sampah Jadi Energi? Prabowo Gebrak Meja, Target Rampung Lebih Cepat dari Kilat!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Saya tadi mengatakan, kami sudah selesai tanda tangan. Tinggal nunggu perpres 1-2 hari ini turun. Maka proses 6 bulan untuk administrasi, 1,5 tahun untuk pengerjaan, mudah-mudahan 2 tahun persoalan sampah kita bisa atasi. Tapi tadi Presiden menegur kami, jangan 6 bulan administrasi, 3 bulan kalau bisa. Sehingga 18 bulan bisa selesai, kita usahakan," jelas Zulkifli Hasan. Arahan ini menunjukkan komitmen Presiden untuk mempercepat realisasi proyek strategis yang diharapkan dapat mengatasi masalah sampah sekaligus menghasilkan energi.

Dengan pemangkasan waktu administrasi, Presiden Prabowo menargetkan proyek Waste to Energy dapat rampung dalam waktu 18 bulan. Langkah ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan sumber energi baru yang ramah lingkungan.

Selain membahas Waste to Energy, ratas juga menyinggung perkembangan program koperasi desa yang saat ini sedang berjalan. Implementasi program ini masih menunggu peraturan turunan dari Kementerian Keuangan. Program koperasi desa diharapkan dapat memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar