Upaya Tingkatkan Akurasi Ukur Gas

Upaya Tingkatkan Akurasi Ukur Gas

55tv.co.id – Sektor energi nasional kini tengah memperkuat standar operasionalnya melalui langkah strategis dalam meningkatkan akurasi pengukuran gas di Indonesia. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses operasional dan kegiatan niaga energi berjalan dengan presisi tinggi. Mengingat peran gas sebagai salah satu komoditas energi vital, keandalan alat ukur menjadi faktor krusial untuk menjamin kesesuaian volume gas yang disalurkan, yang pada akhirnya akan berdampak pada akurasi pencatatan serta pengelolaan distribusi energi secara nasional.

COLLABMEDIANET

Ketepatan dalam mengukur volume gas bukan sekadar masalah teknis, melainkan fondasi utama dalam menjaga integritas transaksi energi. Jika alat ukur tidak akurat, maka akan terjadi ketidaksesuaian antara jumlah gas yang diproduksi dengan yang diterima oleh konsumen, yang dapat merugikan berbagai pihak. Oleh sebab itu, pelaksanaan proses tera dan tera ulang menjadi agenda wajib untuk memastikan seluruh perangkat alat ukur memenuhi persyaratan teknis serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Upaya Tingkatkan Akurasi Ukur Gas
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sebagai langkah konkret, PT PGAS Solution, yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina, telah menjalin sinergi kuat dengan Direktorat Metrologi. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat pengawasan dan standarisasi alat ukur gas di seluruh infrastruktur energi nasional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan keandalan infrastruktur gas di Indonesia semakin solid dan sesuai dengan standar metrologi yang ketat.

Sinergi strategis ini secara resmi telah disahkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pelaksanaan tera dan tera ulang meter gas beserta seluruh perangkat pendukungnya. Prosesi penandatanganan tersebut dilaksanakan di Kantor Direktorat Metrologi, Bandung, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Langkah ini menandai babak baru dalam upaya standarisasi alat ukur energi di tanah air.

Salah satu poin penting dalam kerja sama ini adalah mendorong optimalisasi penggunaan fasilitas kalibrasi yang tersedia. Kedua belah pihak sepakat untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas kalibrasi guna mendukung pengujian alat ukur gas secara lebih mendalam. Menariknya, kerja sama ini juga melibatkan pemanfaatan fasilitas kalibrator milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina.

Pemanfaatan fasilitas kalibrator milik PGN ini akan difokuskan pada pelaksanaan tera dan tera ulang meter turbin gas beserta perlengkapannya. Dengan adanya integrasi fasilitas dan keahlian antara pihak industri dan pemerintah, diharapkan tidak ada lagi celah kesalahan dalam pengukuran gas. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem industri gas yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar